Rabu, 10 Oktober 2018

Ciri-ciri love bird paud bermental figter di ombyokan

Abdullah Yatmono


Lovebird josan kalau ngekeknya sudah panjang harganya bisa puluhan juta bahkan ratusan juta lho. Dan memang yang saya ketahui dan ditemui di lapangan lovebird yang ngekeknya panjang masih di garis paruh merah. Sebelumnya saya sudah posting lovebird Biang Kerok milih Om Haji Dian dari Jawa Barat yang dibeli 600 juta dari Om Rudi Jawa Timur. Harganya sangat fantastis bukan?
Agar lovebird kita bisa memiliki lovebird yang bisa ngekek panjang tapi gak punya modal, kita bisa membelinya di ombyokan yang banyak lovebirdnya.
Ciri-ciri love bird paud bermental figter di ombyokan
Jujur saja kalau kita inden atau memesan lovebird trah atau garis keturunan lovebird ngekek panjang harganya yang baru bisa makan milet atau umur 2 bulan saja sudah 750ribuan. Sedangkan yang baru bisa ngeriwik tapi latah sudah satu juta bahkan dua juta.
Tapi tenang saja, terkandang di tempat ombyokan itu juga ada lovebird yang bisa prospek ngekek panjangnya. Kemarin saya diceritain sama teman yang beli di ombyokan kemudian besok harinya di bawa ke tempat gantangan kelas Balibu atau Paud eh malah juara. Dia bisa mengalahkan lovebird trah ngekek panjang. Salut banget bisa mujur dapat yang prospek.
ciri-ciri lovebird paud fighter
pilih yang ekornya cenderung turun
Berikut ni ciri-ciri fisik lovebird paud yang bermental fighter.
1. Kita putar suara lovebird ngekek panjang, kemudian cari lovebird yang latah atau ngeriwik kalau masih paud. Kemudian terlihat ngekeknya sedikit-sedikit. Artinya ada usaha untuk menyahut dari suara lovebird yang kita putar. Intinya terlihat cerewet.
ciri fisik lovebird fighter
mata yang cenderung melotot dan lubang hidung besar
2. Pilihlah yang lubang hidungnya besar. Coba dilihat atau dipegang. Kalau lovebird yang lubang hidungnya besar biasanya memiliki pernapasan yang tahan lama. Artinya bisa ngekek panjang.
3. Warna klep atau kacamatanya tebal dan matanya seperti keluar atau melotot. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada foto di atas.
4. Pada waktu bertengger burung tersebut sayapnya menyilang dan berdiri tegap. Jangan sampai kita pilih burung yang posisi sayapnya turun atau ngedodor dalam Bahasa Jawanya.

6. Pilih lovebird yang terlihat nakal dan lincah. Biasanya lovebird diombyokan akan terlihat ada yang menginjak-injak temannya. Jadi pilih yang itu.
7. Pilih juga lovebird yang kakinya besar. Jangan pilih lovebird yang kakinya cenderung kecil. Kalau yang kakinya besar memiliki cengeraman yang kuat juga kalau kita pegang.
8. Pilih lovebird yang posisi ekornya itu turun. Jangan pilih yang ekornya lurus. Kalau yang ekornya turun biasanya lovebird tersebut sering bunyi dan prosepek ngekek panjang.
9. Usahakan memilih lovebird tersebut berjenis kelamin betina. Mengapa pilih betina? Karena birahi burung lovebird betina cenderung lebih mudah di stabilkan daripada lovebird jantan yang susah di stabilkan.
Untuk ciri-ciri fisik di atas saya melihatnya bukan dari garis keturunan atau trah. Seperti teman-teman yang sudah lama bermain gantangan, katanya peluang dari anakan lovebird trah ngekek panjang bisa menurun 60% kepada anakannya. Selanjutnya yang 40% tinggal bagaimana pola perawatan pemiliknya. Kalau bisa merawatnya bisa ngekek panjang. Tapi kalau tidak bisa ya bisa macet bunyi.

0 comments:

Posting Komentar