Jumat, 03 Maret 2017

Analisa Prospek Ternak Lovebird Hijau Standar 10 Pasang Selama 1 Tahun

Abdullah Yatmono

Prospek ternak lovebird – Mulai tahun 2014 burung lovebird sudah booming banget di Indonesia. Sebelumnya yang memelihara ini hanya kalangan menengah ke atas, karena harganya waktu itu masih mahal. Misalnya lovebird seperti hijau standar, dakocan, dan pastel kuning harganya masih di atas 500 ribu. Nah sekarang karena sudah banyak yang menangkarkan dan peminatnya yang banyak akhirnya harganya jatuh banget. Seperti halnya burung kenari harganya waktu tahun 2010 masih mahal, sekarang perekor anakan hanya 60 ribu.
Analisa Prospek Ternak Lovebird Hijau Standar 10 Pasang Selama 1 Tahun
 
Banyak orang yang sudah dikatakan berhasil atau sukses dalam beternak lovebird. pasalnya burung lovebird ini harganya cenderung stabil dibanding burung lainnya. Oya sekarang harga burung murai medan juga sudah lumayan murah lho. (Just info, anakan murai medan 600.000 di pasar burung Tegal). Saat ini peternak lovebird dibagi menjadi dua, yakni peternak yang menghasilkan lovebird ngekek panjang dan peternak lovebird yang menghasilkan kualitas warna yang bagus. Namun ada juga yang mencoba dua-duanya. Nah sekarang Anda mau pilih yang mana?
indukan lovebird sedang bertelur
Sekarang harga lovebird hijau standar juga masih laku walapun harganya 200 ribu untuk yang sudah dewasa. Tapi kalau lovebird hijau standar dari keturunan lovebird lutino atau batman, harganya 250 ribu karena kemungkinan besar jika dijadikan induk bisa menghasilkan lovebird lutino dan batman.
anakan lovebird umur 2 minggu
Bagi pemula yang beternak lovebird, saya menyarankan untuk mencoba lovebird yang murah-murah saja seperti hijau standar. Soalnya kalau tidak berhasil, misalnya mati atau burungnya kabur hati pemiliknya tidak berduka terlalu dalam hahaha. Yang penting lovebirdnya sudah bisa produksi dulu dan bisa meloloh anaknya sampai bisa makan.

Analisa prospek ternak lovebird hijau standar 10 pasang ini sengaja saya sampaikan bahwa walaupun hanya hijau standar tapi lumayan sekali kalau ditekuni. Dari 10 pasang tersebut kemungkinan besar anakannya tidak hanya hijau standar saja yang keluar. Ya memang dominan anaknya hijau standar tetap ada. Berikut listnya

Modal membeli indukan 10 pasang Rp6.000.000
Modal membeli kadang baterai lengkap dengan glodok dan tempat pakan Rp150.000 x 10 = 1.500.000
Modal pakan selama 1 tahun Rp2.000.000
Total modal beternak selama 1 tahun adalah Rp9.500.000
Wah ternyata modal yang dikeluarkan cukup besar juga yah. Katakanlah dalam waktu satu tahun masing-masing lovebird bisa bertelur atau produksi 5 kali. Jika ingin produksi bisa mencapai 5 kali, anakan harus kita loloh sendiri. Kita mengambil anakan waktu umur 7 hari sampai 14 hari. Makan indukan akan bertelur lagi dalam waktu 10 hari kemudian. Sekali produksi anggap saja anakan lovebird yang hidup 2 ekor.
10 pasang X 2 ekor X 5 kali/tahun = 100 ekor anakan
100 ekor anakan dijual umur 2 bulan atau 3 bulanan dianggap sama rata per ekor Rp200.000
Harga 100 ekor X Rp200.000 = Rp20.000.000
Wah ternyata ketemu 20 juta, gilaaa gede banget yah. Itu cuman dari indukan hijau standar saja. Coba sekarang bayangin kalau 10 indukan itu warna lutino atau violet semua. Bisa 3 – 4 kali lipat penghasilannya alias mencapai 60 – 80 juta pertahun. Itu ketemu 20 juta kemudian dikurangi modal 10 juta berarti keuntungan bersih 10 juta. Tahun kedua ketiga dan seterusnya tinggal panen duwit dan bisa untuk menambah modal membeli indukan warna yang bagus.
Nah sekarang apakah Anda tertarik dengan bisnis ternak lovebird ini? Hasilnya lumayan banget kalo ditekuni dan diniati bismillah, hasilnya bisa untuk disedekahkan juga supaya ternaknya makin berkembang.

0 comments:

Posting Komentar