Rabu, 21 September 2016

Lovebird Bertelur Tapi Tidak Menetas, Ketahui Penyebabnya Sekarang Juga

Abdullah Yatmono

Hallo Sobat Petani Sukses... Kali ini tim kami akan menyampaikan penyebab telur lovebird tidak menetas. Jika kita beternak lovebird tentunya yang ditunggu-tunggu adalah lovebird kita bisa bertelur dan akhirnya bisa menetas. Ada dua faktor yang menyebabkan telur lovebird tidak bisa menetas. Yakni faktor internal berasal dari burung itu sendiri dan faktor eksternal berasal dari lingkungan sekitar. Yuk kita bahas satu persatu.
Lovebird Bertelur Tapi Tidak Menetas
Faktor Internal
1. Faktor internal bisa terjadi bahwa lovebird sepasang kita ternyata betina semua. Banyak peternak yang mengeluh di berbagai forum pecinta Lovebird Mania mengenai sudah bertelur tiga kali periode ternyata tidak pernah ada yang menetas. Kalau sampai dua atau tiga kali masa bertelur kita perlu selidiki nih. Kita bisa mengarah bahwa lovebird kita sepasang ternyata BETINA SEMUA. Ciri-ciri lovebird sepasang betina semua adalah telurnya tidak bisa menetas karena TELURNYA INFERTIL. Apa artinya infertil? Telur yang infertil adalah telur yang tidak dibuahi oleh sperma burung jantan sehingga tidak menghasilkan embrio.
Sepasang lovebird yang betina semua bisa kedua-duanya bertelur. Atau salah satunya yang bertelur, namun telurnya bisa di atas enam butir, tujuh butir, bahkan sampai delapan butir.
2. Faktor internal yang kedua adalah telur lovebird memang fertil atau dibuahi oleh sel sperma dari burung lovebird jantan. Masalah tidak sampai menetas adalah ketika induk lovebird sedang mengerami, indukan tidak secara konsisten mengerami. Bisa saja indukan sering keluar dari glodok untuk mencari makan atau bisa juga diganggu lovebird jantannya yang sedang birahi lagi. Biasanya untuk mengatasi hal seperti ini indukan yang sedang mengerami bisa dipisah antara jantan dan betinanya. Tapi penempatan indukan jantan diletakan dikandang lain yang letaknya berdekatan. Setelah telur sudah menetas, bisa dicampur kembali dalam satu kandang.
Faktor Eksternal
Faktor eksternal ini dipengaruhi oleh lingkungan atau sekitar kandang lovebird. Pengaruh lingkungan bisa terjadi seperti suhu dalam kandang lebih panas, suasana sekitar kandang berisik, ruang sirkulasi udara tidak tertata dengan baik. Berikut akan kami ulas satu persatu.
1. Suhu sekitar kandang terlalu panas
Saat ini saya tinggal di daerah Kota Tegal yang terbilang cukup panas. Banyak para breeder yang kadang mengeluhkan telur lovebirdnya sering gagal menetas. Ternyata ada unsur pengaruh cuaca yang terlalu panas. Sebaiknya kandang diletakan di ruang yang besar atau jembar dan atapnya tidak terbuat dari asbes atau seng. Tetapi atap tempat menaruh kadang lovebird sebaiknya terbuat dari genteng. Seperti saat ini ternak lovebird saya letakan di tempat garasi motor motor dan mobil yang tidak terpakai lagi. Jadi cukup luas dan tidak panas.
Cuaca yang terlalu panas ini bisa membuat embrio yang ada dalam telur menjadi mati ketika dierami. Ketika cuaca yang panas juga menimbulkan indukan tidak konsisten dalam mengerami telur. Jika indukan sering keluar glodok terus maka bisa dipastikan embrio akan mati karena suhu embrio waktu pengeraman berubah-ubah terus.
2. Lingkungan terlalu berisik dan ramai

Lingkungan yang ramai dan berisik membuat lovebird menjadi stres atau tidak nyaman. Hal ini bisa mengakibatkan indukan tidak bisa secara konsisten mengerami telur lovebird. Kandang lovebird sebaiknya ditempatkan yang tidak sering dilalui oleh orang di rumah. Mungkin bisa diletakan di belakang rumah atau diletakan di samping rumah yang jarang dilalui oleh anggota keluarga.
3. Sirkulasi yang kurang baik
Sirkulasi yang kurang baik pada sekitar kandang lovebird membuat kandang menjadi pengap. Suasana yang pengap ini bisa menimbulkan penyakit pada lovebird. Kandang lovebir yang baik itu sirkulasi udaranya lancar sehingga pertukaran udara yang bersih dan udara yang kotor bisa terjadi dengan lancar. Suasana yang pengap ini bisa saja membuat indukan lovebird menjadi sedikit terganggu dan tidak konsisten dalam mengerami telurnya.
Cara mendeteksi telur lovebird yang infertil dan fertil setelah dierami
Ketika kita memecah telur lovebird yang sudah dierami selama 30 hari namun tidak menetas tidak terdapat embrio di dalamnya. Atau tidak terlihat ada piyikan di dalamnya, hal ini berarti telur lovebirnya INFERTIL. Tindakan untuk mengatasi ini adalah jika sudah dua kali masa bertelur selalu tidak menetas dan telur yang dipecah tidak ada embrionya, kemungkinan terbesar indukannya betina semua.
Jika kita memecah telur lovebird yang sudah dierami selama 30 hari tapi terdapat embrio di dalamnya, maka telurnya FERTIL. Maka hal yang harus kita lalukan tadi adalam menganalisis faktor eksternal atau mengetahui penyebab telurnya tidak menetas dan harus segera mengambil tindakan.

0 comments:

Posting Komentar