Sabtu, 14 Mei 2016

Panduan cara menanam cabe rawit di polybag pada halaman rumah

Yatmono Alqorni

Cara menanam cabe rawit di polybag – Mempunyai rumah yang halamannya luas kita bisa berkreasi. Jika Anda suka berkebun, bisa Anda tuangkan kreasi tersebut dengan menanam cabe rawit. Kata almarhum Bob Sadino, “punya hobi yang bisa mendatangkan uang”. Cabe rawit memiliki nilai jual yang lumayan. Jika Anda menekuni dengan budidaya cabe rawit dengan polybag di halaman rumah saya yakin akan mendatangkan pundi-pundi uang yang akan siap mengisi kantong Anda.
Cara menanam cabe rawit di polybag pada halaman rumah
tanaman cabe rawit siap di panen
Dengan menanam cabe rawit di polybag bisa mempercantik halaman rumah kita. Selain itu bisa mengkampanyekan hidup sehat dengan “Go Green”. Usahakan tanaman tersebut juga bebas dari pestisida. Dengan demikian, produk panen cabe rawit kita termasuk jenis organik yang mempunyai nilai jual yang tinggi. Tidak menutup kemungkinan saat ini para petani yang menyemprotkan obat-obatan kimia pada cabe yang sedang tumbuh. Memang tujuannya untuk membasi hama namun disisi kesehatan kurang baik. Bahan pestisida tersebut menempel pada cabe yang kemudian akan dikonsumsi oleh manusia. Lama kelamaan senyawa kimia tersebut akan menumpuk pada tubuh manusia yang dapat memicu kanker.
1. Pemilihan bibit cabe rawit yang mudah
Saran saya agar kita bisa mendapatkan bibit cabe rawit yang mudah adalah kita membeli bibit yang sudah siap tanam di toko pertanian. Untuk harga satu bungkus bibit cabe isi 10 gram sekitar Rp10.000 hingga R30.000. Jika Anda ingin membuat benih sendiri juga tidak masalah. Caranya adalah pilih bibit cabe rawit yang besar dan isi cabenya penuh. Tentu pilih cabe yang sudah tua. Jemur seharian benih cabe tersebut dan pisahkan biji cabe dan kulitnya.
Cara menanam cabe rawit di polybag pada halaman rumah
tempat semaian cabe yang sederhana
2. Cara membuat tempat semaian cabe rawit
Sebelumnya di artike cara menanam cabe rawit, saya sudah menyampaikan cara membuat semaian cabe yang benar. Oke saya akan menjelaskan kembali. Jika menanamnya ada di halaman rumah, cukup buat tempat semaian yang kecil saja. Misalnya ukuran 50 cm x 5 cm sudah cukup. Siapkan tanah yang subur kemudian dicampur dengan pupuk kandang. Porsinya 1 : 1. Letakan pada tempat semaian dan buat semaian yang rata.
Sebelum benih cabe di semai, rendam benih cabe selama 6 jam. Kemudian esok harinya benih cabe siap di tebarkan di atas tempat semaian. Siram semaian cabe secara teratur pada waktu pagi dan sore hari.
Tunggu hingga usia cabe mencapai 2 minggu. Kemudian pilih tanaman cabe yang paling bongsor atau paling tinggi untuk ditanam di masing-masing polybag.
3. Pembuatan polybag
Yang perlu Anda siapkan untuk polybag siap tanam adalah ukuran plasti polybag ukuran 20 cm hingga 30 cm. Saya sarankan yang ukuran 30 cm agar pertumbuhan tanaman cabe rawit dapat maksimal dan dapat berdiri kokoh.
Pembuatan isi polybag dari tanah, pupuk kandang, dan sekam padi. Perbandingannya adalah 1 : 1 : 1. Untuk pupuk kandangnya sebaiknya yang sudah hancur atau dilembutkan terlebih dahulu agar bisa tercampur rata dengan tanah.
Pembuatan polybag ini dibuat setelah pembuatan semaian benih cabe. Jadi kalau semaian sudah jadi kita tinggal langsung menanam di polybag.
4. Cara menanam bibit cabe di polybag
Setelah benih cabai ukurannya sekitar 15 hingga 20 cm. Dan juga sudah tumbuh 4 hingga 6 helai daun pilihlah tanaman cabe yang paling bagus untuk ditamani di polybag. Satu polybag ditanamani satu tanaman cabe. Ketika memindahkan tanaman cabe, hendaknya tanah dari tempat semaian juga diikutkan. Tujuannya adalah agar tanaman cabe tidak mudah mati setelah beberapa hari dipindahkan ke tempat polybag.
5. Cara perawatan cabe rawit di polybag
A. Penyiraman
Jika matahari terlalu panas atau terik, sebaiknya penyiraman dilakukan pada waktu pagi dan sore hari. Apabila dalam suasana yang tidak terlalu panas, penyiraman bisa dilakukan sekali sehari yakni pada waktu pagi hari saja atau sore hari saja. Perhatikan kelembapan atau tingkat kebasahan polybag. Jadi jangan terlalu banyak ketika menyiram airnya yah!. Secukupnya saja.
B. Pemupukan
Pemupukan dilakukan setiap satu bualn sekali atau paling tidak 1,5 bulan sekali. Pupuk yang digunakan saya sarankan pupuk jenis NPK yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe.
C. Penanganan hama dan penyakit
Ada dua alternatif untuk penanganan hama dan penyakit yakni secara kimia dan secara organik. Untuk penanganan secara kimia kita tinggal membeli pestisida untuk menangani serangga dan fungisida untuk mengatasi jamur pada cabe. Jika Anda menggunakan jenis bahan kimia, sebaiknya gunakan secukupnya saja.
Untuk menangani ulat atau serangga pada tanaman cabe, bisa di atasi dengan tanaman brotowali. Caranya adalah dengan membuat ekstrak daun brotowali. Ambil segenggan daun brotowali kemudian ditumbuk hingga halus. Campurkan dua gayung air dan semprotkan pada tanaman cabe yang terkena serangga dan ulat.
Untuk mengatasi hama jamur pada cabe, Anda bisa membut ramuan dari bahan bawang putih dan jahe. Caranya adalah dengan menumbuh bawang putih dan jahe secukupnya kemudian campurkan dengan air. Semprotkan pada tanaman yang sedang terkena jamur.
Baca Jenis-jenis hama dan penyakit pada tanaman cabe disertai cara mengatasinya
6. Cara memanen cabe rawit yang benar
Setelah cabe rawit terlihat sudah tua, saatnya kita memanennya. Untuk waktu memanennya pun tidak sembarangan. Cara memanen cabe rawit yang benar adalah pada waktu pagi. Pada pukul 6 pagi hingga jam 9 pagi. Tujuannya adalah kestabilan metabolisme pada tanaman cabe tidak terganggu.

0 comments:

Posting Komentar