Sabtu, 09 April 2016

Cara Memelihara Kelinci Hias Bagi Pemula

Yatmono Alqorni

Cara memelihara kelinci hias – Pada tahun 2014 saya memiliki 4 ekor kelinci hias jenis rex. Dari pengalaman selama beternak kelinci, saya akan mencoba berbagi ilmu kepada teman-teman yang ingin menggeluti hobi memelihara kelinci. Semoga dari pengalaman saya bisa bermanfaat untuk sobat di rumah.

Cara memelihara kelinci hias bagi pemula
kelinci rex black other kesukaan saya
Kenapa saya memilih kelinci hias jenis Rex? Alasannya adalah kelinci hias Rex ini perawatannya sangat mudah. Selain mudah juga harganya kalau dijual lumayan tinggi. Bulu Rex yang sangat halus seperti karpet dan bentuk tubuhnya yang terlihat gempal ini menjadi kelebihan tersendiri dibanding jenis kelinci hias lainnya. Menurut saya, kelinci rex ini sama bandelnya dengan kelinci lokal atau “kelinci jawa”.
Berikut ini akan saya kupas satu persatu tentang cara merawat kelinci bagi pemula :
1. Memilih kelinci
Cara memelihara kelinci hias bagi pemula
kelinci rex usia dua bulan
Sangat hati-hati ketika memilih kelinci. Kalau kita membeli di kandang langsung kita bisa dipilihkan oleh sang pemilik kelinci yang benar-benar sehat. Berbeda dengan penjual yang jualan di pasar, mereka terkadang ada yang menutupi kekurangan kelinci yang mereka jual.
Tipsnya jika sobat mau membeli langsung di pasaran bisa memilih kelinci yang “gira” atau lincah, memiliki bola mata yang memancar, dan pilih kulitnya yang bersih, terutama bersihnya pada bagian anusnya. Kalau terlihat kotor takutnya bisa bekas diare atau sedang diare. Karena penyakit yang sudah disembuhkan pada kelinci adalah diare yang bisa mengakibatkan kelinci mati.
Bagi pemula sebaiknya membeli kelinci yang sudah disapih dari induknya. Namun usia sapih kelinci rata-rata adalah usia 45 hari dan masih rentan. Sebaiknya sobat membeli kelinci yang usianya minimal sudah dua bulan saja. Usia segitu sudah cukup untuk beradaptasi dengan cuaca yang ada di rumah sobat begitu juga sudah bisa menyesuaikan jenis makanannya.
2. Kandang yang bersih
Cara memelihara kelinci hias bagi pemula
kadang kelinci yang bersih
 Usahakan kadang kelinci setiap hari bersih. Apabila kita memberi makan pada pagi hari kemudian sore hari tidak habis, maka sisa makanan kelinci tersebut khususnya makanan dari dedaunan sebaiknya dibuang saja. Kemudian pada pagi harinya kita juga membersihkan sisa dedaunan yang tidak habis di kandang beserta kita membersihkan kotorannya.
3. Perhatikan makanan
Jika sobat tidak ada uang cukup untuk membeli konsentrat kelinci, bisa dengan mencari rumput di hutan atau membeli sisa sayuran di pasar. Untuk makanannya jangan yang terlalu banyak mengandung air. Menurut saya, jenis sayuran yang murah dan mudah di dapat adalah kangkung. Jika kangkungnya masih segar, hendaknya kangkung di keringkan atau dijemur beberapa jam terlebih dahulu sampai layu. Hal ini dimaksudkan agar kelinci tidak mudah terkena diare.
Kalau makanan dari bahan konsentrat yang kering sudah dijamin dari pabriknya dan bisa langsung diberikan kepada kelinci.
4. Minuman kelinci jangan telat
Untuk tempat minuman, sobat bisa membeli sendiri seperti botol minuman khusus kelinci yang digantung. Hal ini agar kelinci tetap sehat dan tidak kekurangan air minum. Untuk kelinci yang masih muda seperti usia satu bulan hendaknya air minumnya diberi gula merah sedikit saja.
5. Pencahayaan yang cukup
Jika sobat menaruh kandang kelinci di dalam rumah, sebaiknya ketika pagi hari sekitar satu atau dua jam kelinci bisa dipanaskan. Tujuannya adalah agar kelinci sehat dan kuman yang ada disangkar kelinci bisa mati.
Begitu juga pada kandang yang permanen, sebaiknya kandang terkena pencahayaan matahari yang cukup agar kandang kelinci tidak pengap. Kalau pengap bisa bisa menyebabkan kelinci mudah terkena penyakit.
6. Isi kandang
Jika kelincinya sudah mulai dewasa atau sekitar 4 bulan, sebaiknya kelinci dipisah satu kandang satu kelinci. Hal ini agar pertumbuhan kelinci bisa maksimal dan bulu-bulu kelinci tetap halus. Kalau masih dicampur, usia kelinci yang semakin dewasa biasanya bisa berkelahi. Selain itu dicampur terus bisa kawin dini. Kelinci yang kawin dini akan menghasilkan keturunan yang tidak bagus.
7. Mengenal jenis penyakit kelinci yang sering muncul
Ada dua hal penyakit yang sering dialami oleh kelinci yaitu diare dan buduk/ kudisan. Untuk mencegah diare, sebaiknya makanan kelinci yang dari dedaunan yang sudah layu atau kering. Untuk mencegah kelinci buduk, kadang kelinci harus selalu bersih.
8. Memotong bagian tubuh kelinci
Pada kelinci tertentu memiliki kuku yang panjang. Sobat bisa memotong kuku kelinci yang panjang tersebut dengan gunting yan tajam.
9. Kandang yang aman
Pastikan kandang kelinci sobat aman dari gangguan kucing dan anjing. Kandang benar-benar harus yang kuat untuk menghindari dari kedua jenis hewan predator kelinci tersebut.
contoh kandang kelinci yang aman dari besi
 Demikianlah penjelasan mengenai cara memelihara kelinci hias yang tepat bagi pemula. Saya sendiri awalanya dulu pernah memiliki sepasang kelinci lokal kemudian mati ya karena belum tahu cara merawat kelinci yang benar itu seperti apa. Setelah mencoba lagi memelihara bisa meminimalisir kematian.

0 comments:

Posting Komentar